Tempat Rekreasi Benteng Marlborough

Jalur Perdagangan Lada Inggris, Benteng Marlborough 

Tempat Rekreasi Benteng Marlborough – Bukan hanya menjadi markas militer melainkan berfungsi jalur Persaingan Perdagangan Inggris.

Titanum itu jadi salah satunya wilayah arah rekreasi, terutamanya untuk mereka yang menyukai rekreasi riwayat.

Tempat Rekreasi Benteng Marlborough, Benteng Kura-Kura Rekreasi Satu hari

Team Jelajahi Infrastruktur Sumatra 2019 berpeluang berkunjung salah satunya tempat wisata warisan Inggris di propinsi itu. Ya, siapakah yang tidak mengenal dengan Benteng Marlborough (Fort Marlborough).

Baca Juga: Destinasi Wisata Lau Kawar

Bila kamu akan merencenakan travelling, Dengan berekreasi ke Benteng Marlborough, kita akan dihidangkan situasi riwayat dan budaya di jaman penjajahan Inggris-Belanda

Pada awalnya bangunan yang dibangun oleh East India Company, tahun 1714-1719, di bawah pimpinan Gubernur Joseph Callet.

Dengan peranan awalnya sebagai pusat pemerintah Inggris di mana masalah di bagian ekonomi, politik, sosial, budaya, ideologi.

Pertahanan dan keamanan semua diurusi di benteng Marlborough. Benteng ini menjadi benteng pertahanan Belanda di tahun 1825-1942.

Sertga Pertahanan Jepang tahun 1942-1945, dan basis Polri tahun 1945-1948. Jadi raja dan ratu ialah sebuah imajinasi yang paling membahagiakan.

Berjalan telusuri benteng pertahanan, mengawasi penyiapan persenjataan, menyaksikan ke laut luas ngerinya ada lawan yang serang benteng pertahanan, benar-benar imajinasi yang paling membahagiakan.

Inilah tempat wisata yang menyuguhkan beberapa pengunjung seakan-akan jadi raja dan ratu satu hari. Namanya Benteng Marlborough yang berada di Propinsi Bengkulu.

Beberapa pelancong bisa telusuri sebuah benteng yang dibuat tahun 1714-1719 di atas bukit bikinan, yang menghadap ke Samudera Hindia dan Kota Bengkulu.

Berdiri di atas tanah selebar 44.000 mtr. persegi, dan ukuran fisiknya 240 x 170 mtr.. Adapun ketinggian dindingnya bervariatif 8 – 8.50 mtr., dan ketebalan 1.85 – 3 mtr..

Tempat Rekreasi Benteng Marlborough Menarik Wisatawan

Benteng itu dibuat di periode penjajahan Inggris di bawah pimpinan Gubernur Joseph Callet.

Wujud atau type bangunan sama dengan wujud benteng-benteng yang berada di Eropa, seperti kura-kura.

Pintu gerbang jadi kepala kura-kura, dan tempat benteng jadi tubuhnya.

Bila anda pernah menonton film Red Cliff, salah-satu film kolosal terbaik yang bercerita mengenai sebuah peperangan di China.

Di mana dalam film itu dipertunjukkan skema perang berbentuk skema kura-kura ialah pertahanan yang susah ditembus.

Wujud Benteng Marlborough memiliki bentuk yang seperti kura-kura mempunyai tujuan untuk membuat sebuah benteng pertahanan yang susah ditembus oleh faksi lawan.

Sepertinya beberapa pemain games Empire Age dan Stronghold akan sepakat dengan ide membuat benteng yang susah ditembus lawan itu harus seperti kura-kura.

Adanya Kehadiran 72 meriam di tempat itu makin memperjelas jika pengunjung lagi ada dalam suatu benteng terbaik yang pernah berada di Indonesia.

Ada catatan khusus untuk penulis, sepandai – pandainya tupai melonjak, pada akhirnya jatuh juga.

Sehebat apa saja pertahanan benteng itu, ternyata tetap dapat ditembus oleh warga Bengkulu, mengagumkan.

Peristiwa pertama, benteng itu dibakar oleh rakyat Bengkulu sebagai wujud perlawanan pada wujud penjajahan. Hingga beberapa penghuninya mau tak mau pindah ke Madras.

Peristiwa ke dua di tahun 1793, gempuran kembali dilaksanakan oleh rakyat Bengkulu.

Kesempatan ini korban dari faksi Inggris semakin banyak, yang menyebabkan opsir mereka yang namanya Robert Hamilton meninggal.

Tidak stop sampai pada tahun 1793, gempuran yang dilaksanakan di tahun 1807 menyebabkan Residen Thomas Parr meninggal. Selanjutnya untuk kenang kembali peristiwa itu, pemerintahan Inggris membuat monumen-monumen di Kota Bengkulu.

Berekreasi ke Benteng Marlborough jadikan bukan hanya rekreasi biasa. Beberapa pengunjung bisa pahami dan kagum pada perjuangan rakyat Bengkulu waktu itu.

Benteng Marlborough jadi saksi riwayat, dan jadi saksi sebuah kedahsyatan perjuangan. Berikut rekreasi mahakarya perjuangan anak negeri, sebuah rekreasi riwayat di tengah-tengah daya tarik pantai yang mempesona.

Spot Rekreasi Benteng Marlborough

Sekali dayung dua pulau terlintasi, berekreasi ke Fort Marlborough bukan hanya berekreasi mengenai benteng saja, tetapi ada banyak spot rekreasi di tempat itu yang dapat dicicipi oleh beberapa pelancong. Salah satunya :

  1. Benteng Marlborough / Fort Marlborough

Sudah pasti spot pertama kali yang dijajakan ke pelancong ialah tempat benteng secara kelesuruhan, baik di luar atau dalam.

Di tempat dalam benteng jadi sebuah kesan yang dijajakan ke pengunjung seakan-akan jadi raja dan ratu satu hari.

Wujud bangunan benteng yang seperti kura-kura dengan lantai bangunan yang dibuat dari ubin, batu karang, dan atapnya memakai genteng.

Di atas benteng, beberapa pelancong bisa saksikan secara langsung menuju pantai eksotis yakni Pantai Tapak Paderi, dan Samudera Hindia.

Dan janganlah lupa abadikan peristiwa itu dalam camera hp, ditanggung membuat iri orang yang menyaksikan.

  1. Gerbang Khusus

Seni arsitektur pintu gerbang khusus yang dibuat dari kayu dan besi jadi spot selfie favorite pengunjung.

  1. Ruang Tempat Dalam Benteng

Ada beberapa ruang yang ada dalam benteng itu kisah riwayat masa lampau. Ruang itu pernah digunakan sebagai :

  • Ruangan kantor
  • Ruang tahanan
  • Gudang senjata
  1. Bastion

Bangunan pengamanan di empat pojok benteng yang artistik. Bastion atau tempat pengamanan ini berupa sisi lima dengan sela pengintai berupa segitiga pada dinding Bastion. Serupa dengan apa yang telah ada di film peperangan.

  1. Halaman tengah

Halaman yang luas dan terbuka di tengah benteng. Di periode lalu tempat luar atau dalam benteng satu diantaranya digunakan jadi pusat permukiman.

Nach, halaman itu benar-benar bisa saja jadi tempat latihan beberapa pasukan, tempat bergabung dan berlindung warganya dari gempuran lawan.

  1. Meriam

Kehadiran 72 meriam di tempat dalam Benteng Marlborough makin bawa imajinasi beberapa pelancong untuk sesaat ada di periode lalu.

Kehadiran 72 meriam jadi saksi perjuangan anak negeri terlepas dari penjajahan.

  1. Parit Pertahanan

Seperti di beberapa film perang, atau dalam games berjenis kerajaan, karena itu posisi benteng pertahanan selalu dikitari oleh parit.

Begitu juga dengan Benteng Marlborough. Saat sebelum masuk tempat dalam benteng, karena itu panorama pertama kali yang akan disaksikan oleh pengunjung ialah panorama parit sebagai pertahanan awalnya Fort Marlborough.

  1. Pantai Tapak Paderi

Tidak jauh dari posisi Benteng Marlborough ada pantai yang paling memesona, yakni Pantai Tapak Paderi.

Sebuah pantai yang bersebelahan langsung dengan Samuder Hindia dan mempunyai garis pantai yang panjang.

Keelokan sunset Pantai Tapak Paderi salah-satu magnet khusus hadirnya pelancong. Tapi disamping itu, di situ ada spot bagus yang bisa didatangi oleh beberapa pelancong. Salah satunya :

  • Pondok Sandal Jodoh
  • Wisata Kulineran
  • Souvenir

Keelokan Benteng Marlborough yang bersatu dengan keelokan Pantai Tapak Paderi jadi panorama yang mengagumkan.

Pemondokan Tempat Rekreasi Benteng Marlborough

Beberapa pelancong tak perlu kuatir bila bertandang ke Benteng Marlborough perlu bermalam di mana. Karena banyak hotel atau pemondokan yang telah bekerja siap layani pelancong dalam negeri atau pelancong luar negeri.

Harga Ticket

Beberapa pelancong yang tiba ke Benteng Marlborough akan dikenai ongkos Rp.2500 saja. Harga yang paling murah sekali. Benar-benar pas bila anda tiba dengan keluarga, harga tiketnya tidak banyak kuras uang belanja.

Posisi Benteng Marlborough

Alamat posisi Benteng Marlborough ada di Jalan Benteng Kelurahan Kebun Keling Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu.

Jalur

Akses untuk ke arah Benteng Marlborough benar-benar gampang sekali. Bila transit pertama lewat lapangan terbang Fatmawati, karena itu beberapa pelancong tinggal rental mobil yang berada di seputar tempat lapangan terbang.

Jarak dari Lapangan terbang Fatmawati ke arah Fort Marlborough seputar 15 km dengan saat yang diperlukan seputar 40 menit.

Bila transit pertama ialah di Kota Bengkulu, karena itu saat yang diperlukan ke arah tempat itu seputar 15 menit. Dapat memakai mobil, minibus, taxi, atau motor.

Sekarang Indonesia sudah merdeka. Benteng Marlborough jadi saksi jika di negeri ini pernah dijajah karena daya tarik alam bumi pertiwi yang demikian menarik bangsa luar.

Benteng Marlborough jadi saksi jika di tanah Bengkulu pernah lahir anak negeri dan beberapa pahlawan yang sukses menyingkirkan penjajah.

Berikut tempat wisata riwayat yang harus didatangi oleh anda dengan keluarga.